Semula, kau sapa aku
Semula, kau tegur aku
Semula, kau ingatkan aku
Semula, kau bangkitkan aku
Kini, ku balas dengan ketulusan hati
Dan tanpa beban meradang
Ku berikan waktuku,
Untuk senyum mu
Tapi kenapa,
Saat itu terjadi, kau berubah
Takacuh tanpa rasa
Tanpa rasa bersalah
Kau takacuh pada ku,
Tanpa kau pikirkan hatiku
Tapi kau pikirkan egomu
Kau bilang,
Aku tak mau jauh darimu
Tapi saat ku dekatmu
Kau takacuhkan diriku bagai sampah
Tak perhatikanku walau terlihat
Tak dengarkanku walau terdengar
Tak rasakanku walau terasa
Sungguh takacuhnya dirimu
Sampai kau tak hiraukan nyawaku
TAK ACUH