Minggu, 28 Agustus 2011

HANGAT JIWAMU


Kini, dewa siang telah sembunyikan sukmanya
Kini, dewi malam yang meniup hawa dingin

Jiwa ini bergetar membeku
Tak kuasa aku tuk berkedip
Tapi hangatnya selimut perlahan membelai
Belaian penuh ketulusan

Engkau selimut malam ku
Hantarkan ku dalam dunia mimpi
Penuh dengan hangat ketulusan jiwamu

Kasih ku, beri aku hangatnya cintamu
Cintamu yang tulus
Tulus berakar dari hati

0 komentar:

Posting Komentar