Kini, dewa siang telah sembunyikan sukmanya
Kini, dewi malam yang meniup hawa dingin
Jiwa ini bergetar membeku
Tak kuasa aku tuk berkedip
Tapi hangatnya selimut perlahan membelai
Belaian penuh ketulusan
Engkau selimut malam ku
Hantarkan ku dalam dunia mimpi
Penuh dengan hangat ketulusan jiwamu
Kasih ku, beri aku hangatnya cintamu
Cintamu yang tulus
Tulus berakar dari hati
HANGAT JIWAMU