Minggu, 28 Agustus 2011

KU BANGKIT KEMBALI KARENAMU


Kenapa ku terlahir ke duinia ini?
Menggapai impiankah?
Atau hanya berpasrah?
Semua itu beriringan dalam ingat ku

                        Pohon yang dulu kokoh, tegar dan yakin
                        Kini telah terbakar oleh ganasnya sang api
                        Jadi abu yang tak berguna
                        Hanya terdiam tertiup angin
                        Yang sedikit demi sedikit hilang

Diri ku yang lampau kuat, percaya diri dan punyai cita-cita
Kini t’lah musnah tak berbekas
Diriku tak ada guna tuk hidup
Hanya dapat sulitkan kerabat ku
Ku berpasrah pada sakit ini
Yang melahap jiwa ku dengan perlahan

                        Semangat ku tuk hidup telah usai
                        Kini ku menunggu dan berdo’a
                        Dengan air mata yang menetes percuma
                        Ku hitung hari-hari ku
                        Tuk sambut datangnya malaikat

Dalam bangun ku
Ku lihat malaikat itu
Tapi ia berkata lain
Dia ucapkan kata mutiara untuk ku
Buat ku bangkit kembali
Jadi tulip yang menghiasi taman

                        Karna dirinya ku bisa bangkit kembali
                        Berharap ia tercipta untuk ku
                        Hiasi langkah hidup ku
                        Dan hilangkan segala rasa gundah
                        Ya tuhan, apa dia untuk ku?

Ternyata s’mua itu tak seperti yang ku inginkan
Dirinya telah menjadi milik lelaki lain
Hati ini jadi layu karna tak disirami olehnya
Tapi ku kan s’lalu menyayanginya
Dan kan tetap menjaganya

                        Karena hanya dirinyalah
                        Yang dapat buatku semangat tuk hidup
                        Meski ia telah jadi milik yang lain

Dirimu adalah cahaya bagi hidup ku
Ku tak mau cahaya itu padam
Dan takan kembali
Bersinarlah untuk ku wahai pujaan ku

0 komentar:

Posting Komentar