Hidup yang allah berikan
Suatu berkah dan muzizat besar
Hidup yang panjang dan indah yang didambakan
Dengan jalan yang lurus tanpa halang melintang
Hidup di dunia tak kekal selamanya
Kematian bisa hampiri kapan saja
Dan, dalam keadaan apa pun
Tiada seorangpun yang tau kapan akan pergi
Dan akan tinggal dimana saat tiada nanti
Hidup takan semangat lagi
Ketika ku tau akan tiada sebentar lagi
Ku tau hidupku taka panjang
Hanya bisa menunggu pasrah dan diiringi do’a
Takan bisa rasakan indahnya masa tua
Karna sakit dalam tubuh ini
Sakit ini perlahan mengoyak jiwa dan raga
Buat umur ini jadi singkat tak berguna
Hidup yang hampa, sunyi, sepi, tanpa semangat
Pelangi yang selama ini ku kejar,
Kandas begitu saja
Keinginan yang kuat dan besar,
Tak dapat ringankan beban
Hidup yang dituju sejak dulu,
Tak mungkin terungkap
KANDAS. . .! KANDAS. . .! DAN KANDAS. . .!
Segala harap dan tujuan,
Kandas tersapu laut
Ku hanya bisa berharap sakit ini hilang,
Dengan keagungan sang kuasa
Tapi itu tak mungkin
Hanya keajaiban yang dapat merubah
Pasrah. . . Berdo’a. . . Tawakal. . . Dan menanti azal
S’lamat tinggal kehidupan nyata
S’lamat tinggal semua yang ku sayang
Mungkin ku akan tenang di alam sana
Tuk s’lamanya ku takan kembali
Mungkin suatu saat ku lahir kembali
Memulai hidup baru tanpa sakit ini
Sakit ini semata-mata hanya cobaan dari allah
Yang takan hilang sebelum azal menjumput
KINI KU HANYA MENANTI AZAL. . . . .
MENANTI AZAL!!!